Nama:Riyani kusuma dewi
Kelas:XI TKJ 3
- PENGERTIAN VOIP
VOIP (Voice over internet protocol) adalah teknologi yang memungkinkan percakapan suara jarak jauh melalui media internet.Data suara diubah menjadi kode digital dan dialirkan melalui jaringan yang mengirimkan paket-paket data dan bukan lewat sirkuit analog telepon biasa.Contoh VOIP yang mudah kita temui sekarang adalah skype, Line, WhatsApp, dll. Kelancarannya sangat tergantung dari kelancaran internet atau bandwidth yang digunakan.Semakin bagus bandswidthnya maka semakin bagus dan semakin jernih.
1.Jumlah subnet = 2x
(Dimana x adalah banyaknya bineri 1 pada octet terakhir (yang bergaris bawah) untuk kelas c)
2.Jumlah host per subnet = 2y-2
(Dimana y adalah banyaknya binera 0 pada octet terakhir untuk kelas c)
3.Blok subnet = 256 - nilai octet
Terakhir subnet tersebut berikutnya adalah 256-192=64. Untuk subnet berikutnya ditambahankan hasil dari blok subnet tersebut, jadi blok subnet seluruhnya adalah 0,64,128,192.
4.Kita buat tabelnya dengan catatan
-subnet blok subnet : sesuai pada blok subnet
-host pertama : satu angka setelah subnet
-broadcast : 1 angka sebelum subnet berikutnya
-host terakhir : 1 angka sebelum broadcast.
Syarat agar VLSM tetap dapat berkomunikasi dengan jaringan internet,yaitu :
*semua perangkat jaringan seperti router harus mendukung VLSM
*efesien dalam penggunaan IP address,karena alamat IP yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.
*VLSM dirancang secara hiraki,sehingga dapat efektif.
*mendukung rute summarization.
Contoh :
IP Address : A = 30 host , B = 2 host ,C = 12 host ,D = 6 host , dan E = 25 host
Bagaimana subnetnya ?
Jawaban !
Nama subnet Subnet Range broadcast
- KEBUTUHAN PERANGKAT VOIP
- X-LITE :Sebagai hardphone untuk memanggil dan menerima telepon
- BRIKER :Sebagai operating sistem VoIP
- SERVER :Sebagai pusat pengelolahan data pada jaringan VoIP
- MODEM :Sebagai koneksi apabila server VoIP ada di jaringan internet
- KONSEP KERJA SERVER SOFTSWITCH
- SUBNETTING DENGAN CIDR
SUBNET MASK CIDR SUBNET MASK CIDR
255.128.0.0 /9 255.255.240.0 /20
255.192.0.0 /10 255.255.248.0 /21
255.224.0.0 /11 255.255.252.0 /22
255.240.0.0 /12 255.255.254.0 /23
255.248.0.0 /13 255.255.255.0 /24
255.252.0.0 /14 255.255.255.128 /25
255.255.0.0 /15 255.255.255.192 /26
255.254.0.0 /16 255.255.255.224 /27
255.255.128.0 /17 255.255.255.240 /28
255.255.192.0 /18 255.255.255.248 /29
255.255.224.0 /19 255.255.255.252 /30
1.Jumlah subnet = 2x
(Dimana x adalah banyaknya bineri 1 pada octet terakhir (yang bergaris bawah) untuk kelas c)
2.Jumlah host per subnet = 2y-2
(Dimana y adalah banyaknya binera 0 pada octet terakhir untuk kelas c)
3.Blok subnet = 256 - nilai octet
Terakhir subnet tersebut berikutnya adalah 256-192=64. Untuk subnet berikutnya ditambahankan hasil dari blok subnet tersebut, jadi blok subnet seluruhnya adalah 0,64,128,192.
4.Kita buat tabelnya dengan catatan
-subnet blok subnet : sesuai pada blok subnet
-host pertama : satu angka setelah subnet
-broadcast : 1 angka sebelum subnet berikutnya
-host terakhir : 1 angka sebelum broadcast.
- SUBNETTING DENGAN VLSM
Syarat agar VLSM tetap dapat berkomunikasi dengan jaringan internet,yaitu :
*semua perangkat jaringan seperti router harus mendukung VLSM
*efesien dalam penggunaan IP address,karena alamat IP yang digunakan sesuai dengan kebutuhan.
*VLSM dirancang secara hiraki,sehingga dapat efektif.
*mendukung rute summarization.
Contoh :
IP Address : A = 30 host , B = 2 host ,C = 12 host ,D = 6 host , dan E = 25 host
Bagaimana subnetnya ?
Jawaban !
- Urutkan berdasarkan jumlah host besar ke kecil
- Tentukan bit net-nya (boleh kurang/sama tapi tidak boleh lebih dari total host maksimal
- A = 28 - bit net-nya /27, karena total host mak/27=30
- E = 25 - bit net-nya /27
- C = 12 - bit net-nya /28
- D = 6 - bit net-nya /29
- B = 2 - bit net-nya /30
- Dari hasil diatas maka blok subnetnya adalah 0,32,64,80,88
A 201.10.15.0 201.10.15.1 - 201.10.15.30 201.10.15.31
E 201.10.15.32 201.10.15.33 - 201.10.15.64 201.10.15.63
C 201.10.15.64 201.10.15.65 - 201.10.15.78 201.10.15.79
D 201.10.15.80 201.10.15.81 - 201.10.15.96 201.10.15.97
B 201.10.15.88 201.10.15.89 - 201.10.15.90 201.10.15.91
Comments
Post a Comment